Assalamualaikum wr.wb
Di kesempatan kali ini saya akan memberi tutorial cara mengkonfigurasi file server.
1. Pertama-tama buka server manager, paling atas server manager pilih menage klik add roles and features untuk menambah fitur.
2. Pilih Role-Based or feature-Based installation untuk mengkonfigurasi single server lalu klik next.

3. Pada pemilihan server klik nama server yang akan di jadikan utnuk menginstall FSRM cek ip nya kemudian klik next.
4. Kemudian pada server roles kita cari File and Storage Service lalu kita pilih File server Resource Manager.
5. Disini kita langsung next aja.
6. Kemudian kita centang di bagian Restart the destination server automatically if required kemudian kita pilih install.
7. Lalu kita tunggu proses installasi nya samapi selesai setelah selesai kita close.
Konfigurasi Quota
Jika kita intsall FSRM kita bisa membuat quota dari drive dan folder untuk sub folder, quota terbagi menjadi dua yaitu Hard quota dan Soft quota.
1. Hard quota digunakan jika data atau file sudah terpenuhi maka akan ada notifikasi maka volume melebihi batas dari quota yang terpakai.
2. Soft quota digunakan tidak memberlakukan batas quota namun ketika batas melebihi maka dia akan memberikan notifikasi.
Berikut langkah-langkagh untuk konfigurasi quota adalah sebagai berikut.
1. Pertama-tama kita masuk pada menu Tools dan kemudian pilih File server Resource Manager.
2. Selanjutnya kita masuk pada menu File Server Resource Manager kemudian kita pilih Quota Management dan kemudian kita pilih Quota Template.
3. Lalu kita buat qouta baru dengan mengklik Crate quota template.
4. Kemudian kkita isi template name, kemudian Description boleh di nama in atau tidak untuk satuan nya kita menggunakan MB,KB,GB,TB kemudian kita Add.
5. Jika kita Add maka akan masuk pada tampilan berikut ini, kemudian kita centang pada email dan kemudian masuk pada menu Event log.
6. Maka akan muncul pop up yang memberi tahu bahwa belum terdapat SMTP kemudian kita klik Yes.

7. Kemudian kita masuk pada menu Event Log dan kemudian kita centang Send warning to event log.
8. Kemudian kita masuk pada menu Report dan kemudian kita centang pada Generate Reports lalu kita centang pada 3 menu lalu kita klik Ok.
9. Setelah kita membuat quota template maka akan terdapat pada Quota template yang kita daftarkan sebelumnya .
10. Kemudian kita masuk pada menu quota dan sebelumnya kita buat terlebih dahulu folder di file manager. Dan kita tentukan arah path yang kita buat file di file manger dan kemudian kita arahkan quota template pada quota yang kita buat tadi yaitu "100 MB Aplikasi" kemudian kita klik Crate.
11. Maka akan muncul penambahan quota yang kita buat sebelumnya.
Pengujian
Kita coba tambahkan satu file yang berukuran lebih dari 100MB yaitu Virtualbox dengan ukuran 121.026 , Jika kita tambahkan file ini maka akan muncul pemberitahuan bahwa file ini ukuran nya terlalu besar jadi tidak bisa di terima di folder aplikasi quota, karna yang di butuhkan hanya 100MB.
12. Kemudian kita copy file yaitu Virtualbox dan arahkan ke folder Quota Aplikasi.
13. Arahkan ke file quota aplikasi maka akan muncul pemberitahuan bahwa file ini terlalu besar sehingga tidak bisa di terima oleh folder tersebut.
14. Jika kita ingin menguji client kita terlebih dahulu sharing folder tersebut, cara nya kita klik kiri lalu kita klik Properties.
15. Kemudian kita masuk pada menu Sharing kemudian kita pilih Advanced Sharing.
16. Kemudian kita centang pada Share this folder kemudian kita klik Permissions untuk menentukan user yang dapat mengakses folder.
17. Kemudian kita pilih Add untuk menambahkan user yang bisa mengakses file tersebut.
18. Kita pilih Advanced kemudian pilih find now lalu pilih Administrator kemudian klik Ok.
19. Untuk administrator kita izinkan Full Control agar bisa mengedit/ memodifikasi file kemudian klik Ok.
20. Kemudian kitaa arahkan ke client windows10, utamakan jaringannya harus satu atau sama lalu kita setting ip kita.
21. Jika sudah masukkan ip address yang kita gunakkan yaitu 192.168.2.122 lalu tekan enter, dan folder yang sudah share tadi akan muncul di sini dengan nama Quota Aplikasi.
22. Kemudian kita buat satu folder dengan nama bebas apa yang kalian inginkan.
Konfigurasi Screen
Pihak microsoft mengembangkan salah satu fitur yang bernama Screening dimana file yang di terima oleh hardisk tersebut harus bisa mengontrol jumlah size data beserta tipe nya yang sesuai dan boleh untuk di simpan.
Berikut langkah-langkah konfigurasi Screen sebagai berikut.
1. Buka menu File Server Resource Manager kemudian kita klik File Screening Management pilih file groups dan kemudian kita Creatre File Group.
2. Kemudian file group kita isikan dengan nama Test Aplikasi Screening untuk nama file nya, dan file yang kita include (tidak di izinkan) yaitu " *.exe dan file yang kita exclude (izinkan) yaitu *.txt kemudian kita klik Ok.
3. File group yang kita buat maka akan muncul disini.
4. Kemudian kita File Screen Templates untuk membuat template baru.
5. Isikan nama tempalte yang sesuai kita inginkan lalu kita active scneering dan kemudian file blok pilih sesuai group yang sudah di atur sebelumnya.
6. Pada tab Event Log centang pada send warning to event log lalu klik Ok.
7. File screen yang baru di buat akan muncul seperti gambar di bawah ini.
8. Pada File Screening klik kanan file kemudian kita Create file screen.
9. Kemudian kita arahkan path yang dijadikan sebagai tempat screening.
10. Kemudian file screening yang sudah di buat akan muncul pada gambar di bawah ini.
Pengujian
11. Untuk pengujian bisa di server atau di client, dengan menambahkan file yang berwujud *.exe tidak akan bisa masuk pada folder tersebut, di butuhkan pengijinan untuk bisa menambahkan file yang berenteksi *.exe .
12. File yang berenteksi *.txt dapat di terima oelg folder tersebut karna sudah di izinkan, seperti gambar di bawah ini.
13. Bila di cek pada Event Viewer, kita masuk pada server manager lalu kita masuk pada menu Toolsdan kemudian kita cari yang namanya Event Viewer maka akan seperti gambar di bawah ini.
Storage Report Management
Storage Report Management adalah laporan yang dapat membantu administrator nantinya ketika file sudah melebihi kapasitas hardisk yang terpakai.
1. Buka Storage Report Management kemudian klik kanan lalu pilih Generate Report Now.
2. Pada stotrage report kita pilih yang Large File dan Quota Usage , dan kemudian kita pilih format yang kita pilih yaitu HTML.
3. Pada menu scope kita tentukan drive yang ingin kita jadikan report, yaitu drive C.
4. Kemudian jika kita sudah klik OK, maka akan muncul pop up generate storage reports dan kita pilih yang wait for reports to be generated kemudian kita klik OK.
5. Kemudian report data akan di muncul kan di drive C , dan pastikan kita memakai Google Chrome dan kemudian kita cari file yang terbesar.
6. File yang terbesar akan dimunculkan seperti gambar di bawah ini.
File Management Tasks
File Management Tasks ini berfungsi untuk mengontrol data yang terdapat pada hardisk.
1. Buka File Server Resource Manager kemudian klik File Management Tasks dan kemudian kita Create File Manangement Tasks.
2. Kemudian kita isikan nama pada menu general dan Description.
3. Kemudian pada menu scope kita arahkan path tersebut ke download.
4. Kemudian pada menu action kita pilih file expriration dan kita buat folder yang bernama file expired lalu kita tentukan arah path ke file expired.
5. Setelah itu pada menu notification kita add untuk menambahkan satu pemberitahuan pada saaat pengiriman file, Event Log kita ubah menjadi 0.
6. Jika sudah di aktifkan, kita masuk pada menu Report ini berisi untuk laporan yang kita gunakan yaitu HTML.
7. Pada menu condition kita centang ketiga pilihan tersebut .
8. Selanjutnya kita masuk pada menu schedule kita pilih jam 12, dari hari minggu untuk proses pengecekan setiap saat hari minggu jam 12, kemudian kita klik ok.
9. Data dokumen tersebut akan muncul pada scope di bawah ini.
10. Data file pada folder download berisi 7 file.
Pengujian
11. Kita pilih management taks kemudian kita klik kanan, lalu kita pilih Run file management task now.
12. Akan muncul pop up Run file management task, dan kemudian kita pilih wait for the task to complete (this can take hours of day ) lalu kemudian kita klik OK.
13. Kemudian kita tunggu sampai proses running file management task selesai.
14. Maka secara otomatis akan muncul laporan dalam bentuk HTML.
15. Kemudian kita coab cek pada drive yang kita tentukan tadi,maka akan terdapat 7 folder.
16. Untuk event log kita bisa lihat pada Event Viewer , kemudian cari yang warning maka akan muncul files yang kita buat tadi.
Sekian tutorial dari saya mohon maaf bila ada kesalahan menulis :)
Wassalamualaikum Wr.Wb































































0 komentar:
Posting Komentar