Kamis, 22 Agustus 2019

Konfigurasi Virtual Private Server

Assalamualaikum wr.wb kembali lagi di blog saya oke kali ini saya akan memposting tentang Virtual Private Server.


Pengertian VPS


VPS (Virtual Private Server) adalah sebuah teknologi server side tentang sistem operasi dan software yang memungkinkan sebuah mesin yang kapasitasnya besar di bagi kedalam beberapa mesin virtual. Tiap virtual mesin ini nantinya akan melayani sistem operasi dan software secara sendirinya dengan konfigurasi yang cepat. VPS ini biasanya digunakan untuk Cloud Computing, Menjalankan software robot forex, software bot, dan sebagainya.

VPS juga dapat diartikan sebagai metode untuk membagi sumber daya atau resource server menjadi beberapa virtual server. Kemudian server virtual tersebut memiliki kemampuan sendiri untuk menjalankan sistem operasi layakan sebuah server. Bahkan kalian juga bisa merestart sebuah virtual server secara terpisah, tanpa harus mereboot server utamanya.

Kalian dapat mengendalikan VPS ini dengan menggunakan Remote Dekstop Protocol (RDP) atau biasa juga disebut dengan pengendali jarak jauh. Kalian bisa menggunakan aplikasi seperti Putty untuk yang menggunakan sistem operasi Windows, dan bisa menggunakan Terminal untuk yang menggunakan sistem operasi Linux.

Dasar-Dasar / Prinsip Kerja VPS:

VPS bekerja layaknya sebuah server yang terpisah

VPS bisa meng konfigurasi file untuk sistem dan aplikasi software

VPS memiliki processes, file, user dan menyediakan full root access

Setiap VPS memiliki ip address, tables, port number, filtering dan aturan routing sendiri

Setiap VPS dapat delete, modify, add file apapun termasuk file yang berada di root, dan dapat juga

menginstal software aplikasi sendiri atau juga mengkonfigurasi root aplication software.

Setiap VPS dapat memiliki sistem libraries atau dapat mengubahnya menjadi salah satu system libraries yang lain.

Spesifikasi dari sebuah VPS bermacam-macam, mulai dari segi RAM, processor, harddisk, dan pilihan sistem operasinya. VPS ini langsung terhubung ke internet salma 24 jam nonstop dengan kecepatan yang tinggi supaya para user dapat dengan mudah mengaksesnya. VPS ini bisa kalian akses melalui Komputer atau Laptop dengan menggunakan software Remote Dekstop Connection (RDC), software ini biasanya sudah tersedia langsung di perangka Windows.

VPS juga dilengkapi dengan pengaturan sendiri untuk unit script, pemrosesan, users, file system, dan sebagainya. VPS ini bekerja seperti sebuah server yang terpisah dan memiliki users, processes, filter, dan juga menyediakan full control access. Setiap VPS mempunyai ip address, tables, port number, filtering dan aturan routing sendiri. Dengan VPS ini kalian tidak perlu lagu merawat Server Virtual ini dikarenakan perusahaan penyedia VPS akan merawat server tersebut secara berkala dan mengupgradenya.



Macam-Macam VPS

Dalam penggunaanya, vps dibagi menjadi 2 macam yaitu vps managed dan vps unmanaged, berikut adalah macam-macam vps.

1. VPS Managed, yaitu server kosong yang hanya diberi ip address, root, dan password.

2. VPS Unmanaged, vps yang sudah diinstall OS Windows atau Linux sesuai dengan hostingnya.

Fungsi VPS

VPS ini memiliki banyak fungsi yang sangat berguna bagi para penggunanay. Berikut ini adalah beberapa fungsi yang diimiliki oleh VPS, diantaranya adalah:

Web Hosting

Salah satu fungsi dari VPS yang paling populer adalah untuk menyediakan web hosting. VPS sangat cocok untuk untuk level menengah dan untuk situs web sebuah perusahaan, dimana aplikasi membutuhkan konfigurasi yang jelas dan hanya bisa dilakukan oleh SuperUser saja. Selain itu VPS juga cocok untuk memulai bisnis web hosting dengan anggaran yang minim namun layanan yang berkualitas.

Backup Server

Membackup layanan sangatlah penting supaya layanan dapat berjalan dengan normal. Backup server ini bisa meliputi beberapa hal seperti surel, berkas, situs web, dan basis data. Layanan ini dalam keadaan fisik dan logical yang terpisah untuk meminimalisir kerusakan serta kehilangan data.

Tes Environment

VPS juga dapat membantu dalam melakukan development testing secara efisien beberapa sistem operasi serta alamat ip publik yang dengan mudah bisa dilakukan. Koneksi jarak jauh untuk reboot dan mengganti tampilan bisa dilakukan dengan cepat.

Aplication Hosting

Dengan VPS ini kalian bisa membangun custom mission critical software tanpa perlu mengeluarkan biaya yang mahal. Selain itu melakukan outsource development aplikasi juga menjadi sebuah trend untuk menghemat biaya.

Educational Outpost

VPS juga menjadi ajang untuk melakukan ekspreimen UNIX Operating System dengan berbagai macam distribusi sekaligus. VPS ini membuat eksprimen menjadi lebih beragam dan lebih mudah dalam membandingkannya.

File Server

VPS bisa juga digunakan sebagai tempat penyimpanan dimana kita bisa menyimpan file maupun data dengan menggunakan FTP maupun HTTP.

Server Remote Dekstop

VPS juga bisa digunakan untuk mendownload dan upload file secara remote atau jarak jauh. Kita juga bisa menjalankan aplikasi forex, spinner, bot & automation.

Host Server

VPS bisa digunakan untuk keperluan Tunneling dan VPN.


Ketika kalian ingin membuat sebuah website atau blog untuk kepentinga VPS sangat disarankan untuk menggunakan VPS. VPS ini akan sana membantu kalian dalam mengelola website yang kalian miliki, bahkan jika itu dari suatu website. Hal ini juga akan sangat membantu untuk kalian yang memiliki domain dalam jumlah yang tidak sedikit dan disini tentunya kalian memerlukan kustomisasi dan berbagai macam aplikasi harus kalian gunakan.

VPS juga sangat cocok untuk kalian yang lebih mengutamakan privasi ketika mengelola website kalian. Dari pengertian VPS ini kalian dapat menarik kesimpulan bahwa server virtual ini memberikan beberapa layanan yang tidak terdapat pada paket shared hosting. Selain itu masih banyak fungsi lain dari VPS ini yang jika disebutkan satu per satu akan panjang nantinya. Intinya VPS ini cocok digunakan untuk membangun website-website seperti website perusahaan.

Oke langsung aja kita mulai konfigurasi nya.

1. Virtual switch terlebih dahulu create digunakan untuk mesin virtual pada host hyper-V untuk berkomunikasi dengan komputer lain.




2. Type virtual switch ada 3 yakni External, Internal dan Private. Jika menggunakan virtual switch External maka bisa langsung terhubung dengan VM server berada di luar hist dan sebaliknya. Internal adalah menghubungkan VM dengan VM pada server fisik yang sama dan sebaliknya, sedangkan Private menghubungkan VM dengan VM pada server fisik yang sama.




3. Kasus kali ini kita membuat VM Switch External pilih koneksi nya dia menggunakan wireless aatu LAN.




4. Muncul pop-up Pending changes may disrupt network connectivity yang menjelaskan akan ada perubahan penambahan interface network dan perubahan ip static berubah secara otomatis ke dalam virtual swwitch.



5. Verifikasi nya dengan mengecek interface ethernet akan berpindah secara otomatis pada virtual switch hyper-v.



6. Disini kit klik New 




7. Create virtual switch sudah selesai selanjutnya membuat VM pada hyper-v, klik kanana pada server hyper-v pilih new kemudian pilih virtual machine. Sebelumnya instalasi VM ada dua pilihan yakni dengan klik langsung finish akan membuat satu VM baru. sedangkan cara yang edua yaitu kita pilih custom lalu pilih next.




8. Spesifikasi name dan lokasi tentukan OS mana yang akan dijadikan target VM, misal disini saya mau install windows 10.




9. Selanjutnya pilih generasi virtual mesin yang akan di create. Disini pilih genrasi 1 dan ini disesuaikan dengan setting biosnya, sedsngkan generasi kedua untuk hadware yang memiliki UEFI dengan support 64 bit.



10. Setting memory sesuai dengan server ang kita pakai disini saya memakai 1GB untuk instalasi windows 10.




11. Jendela networking pilih virtual switch ang sudah dipasang dengan memilih virtual switch external.



12. Virtual hardisk sesuaikan dengan yang diinginkan misalnya 100GB lalu klik next.





13. Proses instalasi bisa dengan berbagai cara bisa dengan melalui vhd, kemudian file  iso atau lewat flashdisk, arahkan path iso windows 10 yang akan di install seperti  gambar di bawah ini.




14. Ringkasan dari VM tersebut dapat dicek sepeerti berikut, bahwa akan menginstall windows 10 pada hyper-v kemudian generasi 1 dan paket file iso dilampirkan.



15. Periksa terlebih dahulu aapakah hyper-v sudah running atau belum, cek hardware terlebih dahulu dengan cara klik start kemudian pilih windows administrative tools di sebelah kanan, kemudian klik sysytem information.



16. Sistem informasi sudah terbuka pilih System Summary lalu cek Device Guard Virtualization sudah running atau belum, pada gambar ini terlihat bahwa device sudah running, bila tidak running pastikan settingan bios dan vtx kalian sudah enable atau belum. Pada vmware hardware virtualization (sisi vps).



17. Pastikan bahwa Turn on Virtualization Based Security not configured ketik gpedit.msc kemudian pilih Administrative Templates, pilih System lalu klik Device Guard.



18. Selanjutnya aktifkan VM yang sudah di buat dengan cara klik kanan pada virtual mesin kemudian pilih Connect.




19. Klik tombol start untuk memulai instalasi VM seperti gambar di bawah ini.




20. Ketika sudah memulai instalasi maka proses akan berjalan, lalu tampilan awal Hyper-V akan muncul seperti gambar di bawah ini.



21.  Disini saya sudah selesai menginstal windows 10, disini saya sudah menginstal nya.




22. Settingan nama windows 2016 sebenarnya file iso nya di ambil dari drive D, nah berarti yang terinstal nantinya adalah windows server 2016 dan penamaannya bukan windows 10 melainkan windows 2016.




23. Proses instalasi windows 10 dan windows server 2016 sudah selesai, Pastikan sudah running pada bagian state seperti gamabar di bawah ini.






24. Setelah proses kedua instalasi sudah selesai diinstal maka tampilan nya seperti gambar di bawah ini.



Selesai sekian maaf bila ada kesalahan dalam mengkonfigurasi maupun menulis di karna kan masih tahap belajar mohon di maklum kan Wassalamualaikum wr.wb

Konfigurasi VPN Server

Assalamualaikum wr.wb kembali lagi dengan saya kali ini saya akan men sharing sedikit cara mengkonfigurasi vpn server, yuu langsung aja kita lihat penjelasan dan cara konfigurasinnya  di bawah ini.


Pengertian (Virtual Private Network) VPN

VPN adalah singkatan dari Virtual Private Network, yaitu jaringan pribadi (bukan untuk akses umum) yang menggunakan medium nonpribadi (misalnya internet) untuk menghubungkan antar remote-site secara aman. Perlu penerapan teknologi tertentu agar walaupun menggunakan medium yang umum, tetapi traffic (lalu lintas) antar remote-site tidak dapat disadap dengan mudah, juga tidak memungkinkan pihak lain untuk menyusupkan traffic yang tidak semestinya ke dalam remote-site.
VPN beroperasi pada topologi yang berbeda dan lebih rumit dari jaringan point to point. Fungsi VPN adalah memberikan koneksi yang sangat aman antara jarngan prbadi yang terhubung melalui nternet. HAl ini memungkinkan remote komputer bertindak seolah-olah berada di jaringan LAN.
VPN memiliki popularitas di masa lalu karena tidak hanya menurunkan biaya tetapi juga meningkatkan dan memperluas kemampuan jaringan. Karena fungsi VPN  adalah dapat menghubungkan karyawan dari mana saja di dunia ke jaringan komputer perusahaan dan mereka dapat tetap terkoneksi ke jaringan intranet perusahaan.

Fitur dan fungsi VPN

Virtual Private Network adalah sebuah sistem yang memungkinkan komputer jaringan luas secara geografis tanpa ada hambatan fisik. VPN dikategorikan sebagai bentuk jaringan dalam cakupan area luas. VPN mendukung fungsi seperti akses remote klien, akses jaringan LAN satu ke jaringan LAN yang lain, dan juga membuat fungs pembatasan internet.
PN adalah karenan kebutuhan untuk memberikan akses khusus atau membuat akses khusus untuk karyawan yang harus mobil oleh karena VPN adalah jaringan intra global aktif sehingga karyawan dari manapun dapat terhubung ke jaringan internet dan intranet perusahaan.
Cara kerja dan fungsi VPN adalah:
VPN mendukung banyak protokol seperti PPTP, L2TP, IPSec dan SOCK. Protokol ini membantu cara kerja VPN untuk memproses otentikasi.
VPN klien dapat membuat sambungan dan mengidentifikasi orang-orang yang diberi wewenangan di jaringan.
Jaringan VPN juga dienkripsi akan meningkatkan fitur keamanan. hal ini juga berarti bahwa VPN biasanya tidak terlihat pada jaringan yang lebih besar.
Teknologi saat ini semakn banyak mendasarkan perkembangan VPN karena mobilitas yang disediakan dan saat ini Virtual Private Network juga membuka jalan untuk koneksi WiFI dan jaringan nirkabel pribadi.
Kelebihan dan kekurangan VPN

Kelebihan :

Sebagai solusi biaya efektif untuk organisasi bisnis besar dengan fasilitas jaringan khusus
Meningkatkan mobilitas organisasi dengan langsung menghubungkan jaringan rumah atau para pekerja yang mobile di organisasi.
Fitur keamanan dapat disesuaikan.

Kekurangan :

Dengan penyediaan akses ke karyawan secara global, faktor keamanan adalah resiko tersendiri. Hal ini juga menempatkan informasi sensitif perusahaan dapat diakses secara global. VPN membutuhkan perhatian ekstra untuk penetapan sistem keamanan yang jelas


1. Langkah awal instalasi adalah tambahkan satu fitur yang akan di install yaitu vpn nantinya dengan cara membuka Server Manager lalu klik Add Roles and Features.




2. Setelah mengklik Add Roles and Features maka akan muncul wizard seperti dibawah ini. Dimana admin harus memiliki account password yang kuat. Network ip pada server harus menggunakan ip static dan sebagainya.



3. Type instalasi yang akan dipilih adalah Role-based of feature-based installation. Dimana konfigurasi yang akan dibuat pada saat ini adalah konfigurasi single server.



4. Destination server pilih  Select a server from the server pool dengan mengarahkan pada server yang digunakan ip address server.





5. Aplikasi tambahan fitur pada vpn dengan cara mengceklist pada Remote access yang mana remote ini digunakan untuk mengakses vpn server nantinya.



6. Penambahan fitur pada gambar dibawah ini lewatkan saja klik Next untuk melanjutkan.



7. Rangkuman remote access di integrasikan pada fitur vpn dan web aplikasi proxy.



8. Role service terdapat 3 service yang tersedia yakni DirectAccess and VPN (RAS), Routing, Web Application Proxy. Pada lab kali ini kita memilih DirectAccess and VPN (RAS) dan Routing. Dimana routing diperlukan untuk menambahkan network private yang ada pada server kemudian dikoneksikan melalui vpn lewat client.





9. Secara otomatis web server IIS akan mengshare informasi pada internet dan extranet nantinya informasi dibawah ini.




10. Service pada web server biarkan default selanjutnya klik Next untuk melanjutkan instalasi.



11. Informasi selanjutnya adalah ringkasan informasi RAS, Remote access, Remote server
Administrator tools akan terinstal. Klik Install untuk konfirmasi instalasi.




12. Proses instalasi sedang berlanjut tunggu sampai proses instalasi selesai lalu klik Close.




13. Beberapa saat kemudian akan muncul notifikasi tentang konfigurasi direct acces vpn. Klik Open the getting started wizard untuk membuka vpn.







Konfigurasi



14. Tahap instalasi sudah selesai langkah selanjutnya adalah konfigurasi. Pada tahapan konfigurasi ini ada 3 cara mengakses yang pertama Deploy keduanya yakni Direct access dan VPN. Cara mengakses yang kedua  Deploy direct access  saja sedangkan yang ketiga Deploy vpn only. Pada tahap ini kita pilih Deploy VPN only dimana kita hanya deploy vpn saja.






15. Perhatikan pada server masih tanda merah artinya server VPN belum aktif. Selanjutnya klik kanan pada server lalu pilih Configure and enable routing and remote access.  Hal ini difungsikan untuk mengaktifkan fitur remote access.






16. Muncul Pop-up Welcome to the routing and remote access server setup wizard lalu klik Next untuk melanjutkan setup vpn dan dikoneksikan dari client.




17. Konfigurasi sudah diaktifkan ada beberapa type yang akan dipilih VPN, NAT, VPN dan NAT, Secure connection dan custom. Pilih Virtual private network (VPN) access and NAT




18. Pilih interface external yang terkoneksi ke internet dalam hal ini IP Public sebagai vpn yang akan dihubungkan lalu klik Next.







19. Selanjutnya spesifikasikan IP Address yang akan diremote nantinya. Pilih  From a specified range of addresses atau  Automatically. Karena network private yang diserver sudah kita design maka kita pilih From a specified range of addresses lalu klik Next.





21. Masukkan alamat ip awal dan ip akhir yang satu network dengan ip private yang terdapat pada server. Klik New lalu isikan alamat ip 10.10.10.2 - 10.10.10.10 yang memiliki network yang sama dengan server.



22. Silahkan daftarkan sesuai network yang ada pada server. Disini saya coba daftarkan dua network yakni kelas A & kelas C seperti gambar dibawah ini.







26. Jika kita ingin menggunakan radius pilih Yes. Jika tidak pilih No. Pilih No karena kita menggunakan Routing and remote access untuk koneksinya.




27. Konfigurasi selanjutnya adalah Completing the Routing and Remote Access Server Setup Wizard dimana konfigurasi vpn sudah selesai semua baik interface yang akan dihubungkan, lalu networknya kemudian klik Finish untuk selesai konfigurasi.



28.Routing and Remote Access support juga dengan dhcp untuk konfigurasi clientnya. Klik Ok untuk melanjutkan.



29. Jendela Routing and Remote Access sudah aktif dengan berubahnya tanda server  menuju warna hijau. Jadi server VPN sekarang sudah ON.




30. Selanjutnya kita akan mengcreate dan menambahkan service and port baru pada RDP. Klik NAT lalu pilih interface yang terkoneksi ke internet dalam hal ini external kemudian tab Services and port klik Add.




31. Masukkan incoming port misal port 100 lalu private address sesuaikan ip public lalu outgoing port masukkan port 100.




Create User



32. Setelah instalasi dan konfigurasi selesai selanjutnya create satu user yang akan mengakses VPN tersebut. Pada tab Tools pilih Computer Management







33. Tambahkan user baru masukkan username dan passwordnya kemudian ceklist password never expired.







34. Selanjutnya aktifkan user tersebut permissionnya sehingga bisa mengakses vpn. Klik kanan pada user tersebut kemudian pilih Properties masuk ke tab Dial-in lalu Network Access Permission pilih Allow access.








Verifikasi



35. Pada pengujian client kali ini kita menggunakan windows 10. Masuk ke Network and Sharing center. Klik Set up a new connection or network. Hal ini kita akan membuat koneksi baru lewat client melalui jalur VPN.








36. Koneksi yang terdapat pada fitur ini ada 4 yakni koneksi ke internet, set up network baru, manual dan koneksi ke workplace. Pada tahap ini kita pilih Connect to a workplace.








37. Selanjutnya pemilihan koneksi yang diinginkan. Berhubung karena kita ingin membuat koneksi vpn maka pilih Use my internet connection (VPN).









38. Masukkan IP Address sesuaikan dengan IP Public dan isikan nama VPN yang diinginkan sehingga muncul pada wireless yang dikoneksikan nantinya. Jangan lupa centang Allow other people to the use this connection.





39. Pada interface wireless akan muncul nama SSID baru yakni SSID yang didaftarkan pada VPN. Klik NamaVPN yang sudah dibuat.







40. Akan muncul pop-up baru pada Network & Internet, kemudian pilih Connect supaya kita terhubung melalui jalur VPN.







41. Tahapan selanjutnya masukkan Username dan Password yang bisa mengakses melalui jalur VPN.







42. Setelah mengklik tombol login pastikan bahwa wireless terhubung ke VPN dan statusnya Connected.







43. Pastikan juga bahwa melalui jalur VPN IP Address Server dan Client satu network dengan ip yang terdapat pada ip private server. Buka CMD lalu ketik ipconfig /all . Perhatikan bahwa ada interface VPN yang sudah terhubung dan ip address dalam arti kata sudah satu network dengan ip private server.







44. Sekarang coba login ke ip private yang ada pada salah satu network server. Menggunakan IP 20.20.19.2.







45. Masukkan Username dan Password yang sudah didaftarkan sebelumnya.







46. Muncul pop-up sertificate dari remote komputer yang mana mengijinkan jalur tersebut untuk dihubungkan melalui jalur VPN. Klik Yes untuk melanjutkan.







47. Beberapa saat kemudian akan muncul pop-up yang memberikan informasi bahwa user tersebut tidak ada hak akses remote desktop.







48. Tambahkan terlebih dahulu bahwa user tersebut bisa mengakses melalui remote desktop. Masuk ke System kemudian Allow remote desktop klik User yang akan diizinkan untuk bisa meremote server tersebut.







49. Setelah itu login kembali ke alamat IP Private yang terdapat pada server. Kemudian chek paling atas bar bahwa IP tersebut sudah saling terhubung.







50. Pastikan juga pada server akan bertambah remote access dari client. Klik pada tab Remote Access Client. Perhatikan tabel sebelah kanan akan ada username yang sedang aktif.





Sekian
Wassalamualaikum