Minggu, 28 Juli 2019

BGP Lab 04 (Loopback - Multihop ) - Mikrotik

Assalamualaikum wr.wb kembali lagi di blog saya dan disini kita masih di materi yang sama yaaa.. oke langsung saja ya kita mulai konfigurasinnya.



1. Konfigurasi pada Router 1



2.  Konfigurasi pada Router 2



Verifikasi

BGP peer estabilishment pada Router 1 dan Router 2.






BGP peer Advertisements pada Router 1 dan Router 2





BG Routing Table pada Router 1 dan Router 2





Pengujian test ping antar network BGP 






BGP Lab 03 - iBGP (Physical) Mikrotik

Assalamualaikum wr.wb

Oke masih sama materi nya di bgp yaa.. langsung aja kita mulai konfigurasinya..



1. Konfigurasi pada Router 1.



2. Konfigurasi pada Router 2.



Verifikasi


BGP Peer Establishment Pada Router 1



BGP Peer Establishment Pada Router 2



BGP Advertisement Router 1 



BGP Advertisement Router 2



Tabel Routing pada Routing 1



Tabel Routing pada Routing 2



Pengujiannya dengan cara test ping antar network bgp pada Router 1 dan Router 2







BGP Lab 02- iBGP Peering (Loopback)

Assalamualaikum wr.wb

Sekarang kita lanjut di bab 2 masih sama ya materi nya seperti yang tadi jadi langsung saja kita mulai konfigurasi nya.



1. Konfigurasi pada Router 1.



2. Konfigurasi pada Router 2.







Verifikasi

BGP Advertisment pada Router 1



BGP Advertisment pada Router 2



Tabel Routing



Pengujian test ping antar network BGP




BGP LAB 01- iBGP Peering (Physical)

Assalamualaikum wr.wb kembali lagi di bloger saya kali ini saya akan memposting sedikit cara mengkonfigurasi bgp peering (phsical) oke langsung saja kita mulai konfigurasi nya.


BGP (Border Gateway Protocol) adalah salah satu jenis protokol routing yang berfungsi untuk mempertukarkan informasi antar Autonomous System (AS). BGP ini merupakan sebuah Dinamic Routing dan pada mikrotik sendiri terdapat beberapa macam fitur dinamic routing selain BGP seperti OSPF dan RIP. Untuk pertukaran informasi BGP ini memanfaatkan protokol TCP sehingga tidak perlu lagi menggunakan protokol jenis lain untuk mengangani fragmentasi, retransmisi, acknowledgement dan sequencing.


1. Konfigurasi pada Router 1





2. Konfigurasi pada Router 2



Verifikasi 

Neighbor peer establishment 

1. Untuk pengecekan kita klik perintah "routing bgp peer print detail" jika berhasil maka nantinya ada tanda  E yang artinya Established.



BGP Advertisment



Tabel Routing 



Tes ping konektivitas antar network BGP




Jumat, 26 Juli 2019

Konfigurasi Vlan Voice Pada Cisco Packet Tracer

Assalamualaikum kembali lagi di blog saya kali ini saya akan memberi sedikit tutorial cara mengkonfigurasi vlan voice pada cisco packet tracer.

Latar Belakang

Terdapat kendala biaya dan waktu terhadap jarak. Jarak semakin jauh maka biaya dan pulsa yang dikeluarkan semakin besar. Perkembangan teknologi telekomunikasi juga pada perkembangan media komunikasi untuk data dan suara (voice) sehingga memunculkan Internet Telephony, VoIP.

Tujuan

Tujuan penggunaan VoIP adalah untuk memaksimalkan penggunaan internet yang sudah ada dan menambah jangkauan telepon menjadi mendunia dengan biaya yang sangat terjangkau.

Pengertian

Voice over Internet Protocol adalah teknologi yang menjadikan media internet untuk bisa melakukan komunikasi suara jarak jauh secara langsung. Sinyal suara analog, seperti yang anda dengar ketika berkomunikasi ditelepon diubah menjadi data digital dan kirimkan melalui jaringan berupa paket - paket data secara real time.

Jadi, apa itu Vlan Voice?

Fitur Vlan Voice memungkinkan access port untuk membawa IP Voice dari sebuah IP Telephone. Ketika switch dihubungkan dengan IP Telephone cisco 7960, IP Telephone mengirim voice traffic dengan layer 3 IP level yang lebih tinggi dan layer 2 Class of Service (CoS), yang mana keduanya diset 5 secara default. Karena kualitas suara IP Telephone dapat melemah jika terjadi pengiriman data secara merata.

Alat dan Bahan

Adapun alat dan bahan  yang digunakan untuk konfigurasi VoIP, yaitu:
Cisco Packet Tracer, karena disini saya mengkonfigurasi melalui Cisco.
Laptop atau PC.
Di dalam Cisco kita membutuhkan 1 Router, 1 Switch, 4 IP Phone, dan 4 Laptop.

Disini saya menggunakan topologi yang simple, kurang lebih seperti di bawah ini.



Selanjutnya kita pasang kabel power tiap IP Phone yang ada agar IP Phone dapat menyala.







Lalu kita menuju Switch untuk membuat vlan.
Vlan 10 : untuk vlan data computer.
Vlan 20 : untuk vlan voice IP Phone.
Vlan 30 : untuk native vlan.



Selanjutnya kita menuju interface fast Ethernet 0/1 yang menuju router untuk mengubah mode menjadi mode trunk. Jangan lupa juga set VLAN pada interface yang menuju ke IP Phone seperti gambar berikut. 




Lalu kita menuju Router, Pertama kita rubah nama router nya dulu menjadi SERVER_VoIP, lalu kita aktifkan interface fast ethernet 0/0. set IP sub-interface yang akan dilewati vlan.



Ketika kita membuat sub-interface menggunakan line yang sama dengan perintah encapsulation.
Selanjutnya kita set DHCP Router untuk menyebar IP secara otomatis pada IP Phone dan komputer nantinya.

*NOTE*
# IP excluded >> pengecualian IP. Jadi IP yang diisi di script ini tidak akan ikut kesebar DHCP nantinya.
# IP DHCP pool >> kita akan membuat sebuah kolam IP Address, misalnya “IP DHCP pool Data” adalah kumpulan IP yang dibuat khusus untuk IP komputer nantinya. Dan “IP DHCP pool Voice” adalah kumpulan IP yang dibuat khusus untuk IP dari IP Phone nantinya.
# Network >> kita set IP Network dari DHCP pool yang kita buat.
# Default-Router >> kita set IP default dari DHCP pool yang kita buat.
# Option 150 >> perintah ini digunakan untuk menentukan alamat IP dari Server TFTP untuk mengunduh file konfigurasi telepon.



Kita masuk ke konfigurasi Telephony-Service, untuk set maksimal dial number (dn) dan set maksimal ephone.
# IP Source >> Telephony-Service akan mengambil DHCP dari IP source tersebut, IP source berasal dari DHCP pool yang kita buat tadi.
# Port 2000 >> protokol SCCP (Skinny Call Control Protocol) Cisco Proprietary selain SCCP ada SIP dan H.323 (versi IETF).



Lalu kita menuju konfigurasi dial number tiap IP Phone untuk nomor telepon.

* Ephone-dn 1 untuk IP Phone 1.
* Ephone-dn 2 untuk IP Phone 2.
* Ephone-dn 3 untuk IP Phone 3.




Jika semua konfigurasi sudah merasa benar, maka akan muncul dial number nya seperti gambar di bawah ini.



 Jika semua konfigurasi sudah benar, maka seharusnya hasil panggilan antar telepon akan terhubung seperti gambar berikut.




Kesimpulan
Dengan menggunakan VoIP ini bias melakukan panggilan kepada telephone lain yang satu jaringan.

Wassalamualaikum wr.wb

Rabu, 24 Juli 2019

Konfigurasi MAIL SERVER di Windows Server 2016

Assalamualaikum Wr.Wb.

kembali lagi di blog saya kali ini saya akan memposting cara mengkonfigurasi mail server di windows server 2016 yuu langsung aja kita mulai konfigurasi nya.

Mail Transfer Agent (MTA) atau lebih dikenal dengan Mail Server, adalah salah satu komponen penting pada server internet. Membangun server mail biasanya dilakukan dengan pertimbangan yang lebih teliti daripada server web, sebab setiap situs harus mendaftarkan mail exchanger yang digunakan pada DNS Global.

Dengan surat biasa, umumnya pengirim perlu membayar per pengiriman (dengan membeli perangko), tetapi surat elektronik umumnya biaya yang dikeluarkan adalah biaya untuk membayar sambungan internet. Tapi ada perkecualian misalnya surat elektronik ke telepon genggam, kadang pembayaran ditagih per pengiriman.

Langsung saja kita mulai konfigurasinya.
1. Yang pertama sekali di Server aktifkan terlebih dahulu fitur DNS dan Web Server melalui penambahan di add roles and features.




2. Disini kita tambahkan Telnet Client agar bisa pengiriman e-mail lewat CMD(Command Prompt).




3. Masukkan IP Address sesuai dengan network yang digunakan anda pada Server dan arahkan DNS ke Server yang sudah dibuat sebelumnya.





4. Lalu kita buat nama domain dan Mail Server sesuai keinginan anda yang nantinya bisa diakses. Sesuaikan dengan nama domain yang diinginkan dan pastikan belum terdaftar pada DNS Public.




5. Pengujian DNS dan Mail Server yang sudah dibuat pada Server bisa diuji dengan menggunakan CMD lalu ping nama domain.




6. Selanjutnya tambahkan features NET Framework 3.5 Features untuk aplikasi tambahan pada Mail Server.




7. Kemudian kita klik Specify an alternate source path, lalu arahkan path source ke drive D:\sources\sxs dan NET Framework tidak bisa diinstall di drive C system.




8. Buktikan NET Framework sudah terinstall dengan sempurna, ini harus terkoneksi ke internet.




9. Download mailenable pada situs www.mailenable.com/download.asp seperti gambar di bawah ini.






10. Setelah aplikasi sudah terunduh maka run administrator untuk menjalankan aplikasi tersebut.




11. Muncul pop up yang memberitahukan akan membutuhkan koneksi internet ke dalam Mail Server.




12. Welcome to mailenable setup program yang memberikan informasi akan diinstall mailenable versi 10.25.




13. Proses instalasi akan segera dimulai isikan nama domain dan nama instansi sekolah yang akan di konfigurasi nantinya.




14. Lalu kita klik Next.




15. Komponen yang akan terinstall beserta servicenya yang membutuhkan size yang lebih besar.




16. Secara default letak path setelah diinstall nantinya terdapat pada Program Files (x86) kemudian folder mailenable.




17. Program manager group yang secara otomatis akan menambahkan beberapa tools ke dalam mailenable seperti gambar di bawah ini.




18. Kemudian kita klik next.




19. Selanjutnya mailenable akan mengirim satu post office secara default bisa diubah sesuai keinginan beserta password untuk login nantinya.




20. Selanjutnya kita klik next.




21. Masukkan nama domain yang diinginkan serta alamat IP Server beserta port yang digunakan sebagai SMTP.




22. Selanjutnya kita klik next.




23. Proses instalasi berjalan dan tunggu proses sampai selesai.




24. Secara otomatis akan terbuat web site IIS sebagai webmail e-mail web root Server.





25. Kemudian kita klik next.




26. Proses instalasi sudah selesai, mailenable sudah siap digunakan lalu klik finish.





27. Download terlebih dahulu port scanner pada situs www.advanced-port-scanner.com/ untuk memastikan port 25, 110, dan 143 sudah terpasang.




28. Lalu cek port yang sudah aktif dengan menggunakan port scanner seperti gambar berikut.




29. Menggunakan fitur telnet melalui command prompt kemudian masukkan IP Server beserta portnya seperti berikut ini: telnet mail.najla.net 25.




30. Buka aplikasi mailenable kemudian buat tempat folder letak e-mail yang akan digunakan dalam proses kirim dan terima e-mail.





31. Buat kembali untuk user penerima yang mana user kedua ini bisa mengecek e-mail terkirim atau tidak nantinya.





32. Perhatikan hasil kedua user tersebut dalam mailbox ternyata sudah ada sesuai dengan mailbox yang didaftarkan.




33. Selanjutnya tambahkan kedua user tersebut pada Server berdasarkan akun yang terdaftar beserta passwordnya.





34. Perhatikan kedua user tersebut sudah terdaftarkan pada Server seperti gambar berikut.





35. Pengujian lewat command prompt proses pengiriman email dengan menggunakan port 25. Beda implementasi antara "mail from" dengan "from" yang artinya sama tapi implementasi beda. Alamat "from" akan ditampilkan pada sisi penerima sedangkan "mail from" tidak ditampilkan.



>> ehlo najla.net
>> mail from: najla@najla.net
>> rcpt to: nuwa@najla.net
>> data
>> Assalamualaikum nuwa :) (isikan pesan yang ingin dikirim)
>> . (untuk mengakhiri)
>> quit (untuk keluar)




36. Pengecekan e-mail masuk dengan menggunakan telnet IP Server kemudian gunakan port 110.



37. Selanjutnya cek e-mail dengan menggunakan POP3 port yang menggunakan port 110. Masukkan user dan password penerima yang sudah didaftarkan sebelumnya.




Pengujian Berbasis GUI
Apabila pengujian menggunakan berbasis GUI bisa menggunakan thunderbird.

1. Pertama sekali kita download di situs https://www.thunderbird.net/en-US/.




2. Setelah aplikasi sudah selesai terdownload maka run administrator untuk menjalankan aplikasi tersebut.



3. Welcome to the Mozilla Thunderbird Setup Wizard kita klik next.




4. Setup Type kita pilih Standard.




5. Secara default letak path setelah diinstall nantinya terdapat pada Program Files (x86) kemudian folder Mozila Thunderbird.




6. Proses instalasi akan berjalan tunggu proses sampai selesai.




7. Proses instalasi sudah selesai, Mozilla Thunderbird sudah siap digunakan lalu klik Finish.




8. Kita masukkan user 1.



9. Kemudian kita klik done.



10. Kemudian kita centang lalu klik done.



11. Seperti inilah tampilannya jika kita sudah masuk.




12. Kemudian saya akan mencoba mengirim pesan ke user ke 2 saya dengan mengklik Write Message.




13. Isikan pesan yang ingin kita kirim ke user ke 2. Jangan lupa Subject wajib di isi tidak boleh dikosongkan.




14. Kemudian saya akan memasukan user ke 2 saya.



15. Kita masukkan user yang sudah terdaftar sebelumnya.




16. Kemudian kita klik Done.




17.Sama seperti sebelumnya kita ceklist kemudian kita klik Done.




18. Jika sudah login maka akan ada pesan dari user 1 saya.



19. Kemudian kita liat isi pesan yang telah kita kirim.


Oke mungkin cukup sekian
Wassalamualaikum Wr.Wb