Senin, 16 September 2019

Konfigurasi Load Balance Dengan Metode PCC Pada Mikrotik

Assalamualaikum wr.wb kembali lagi bersama saya najla oke kali ini saya akan memberi sedikit ilmu yang di berikan oleh guru saya oke sebelum nya saya ucapkan maaf yang sebesar-besarnya bila ada salah pengtikan atau konfigurasi masih belum bisa di pahami tolong di maklum kan karna saya masih tahap belajar dan mohon di maklumkan yaa... oke langsung aja kita next.

Load Balance menggunakan Metode PCC. Load balance pada mikrotik adalah teknik untuk mendistribusikan beban trafik pada dua atau lebih jalur koneksi secara seimbang, agar trafik dapat berjalan optimal, memaksimalkan throughput, memperkecil waktu tanggap dan menghindari overload pada salah satu jalur koneksi

Selama ini banyak dari kita yang beranggapan salah, bahwa dengan menggunakan loadbalance dua jalur koneksi , maka besar bandwidth yang akan kita dapatkan menjadi dua kali lipat dari bandwidth sebelum menggunakan loadbalance (akumulasi dari kedua bandwidth tersebut). Hal ini perlu kita perjelas dahulu, bahwa loadbalance tidak akan menambah besar bandwidth yang kita peroleh, tetapi hanya bertugas untuk membagi trafik dari kedua bandwidth tersebut agar dapat terpakai secara seimbang.

Untuk Memulai Tahap Konfigurasi, Kita terlebih dahulu memahami topologi seperti gambar di bawah ini, jadi untuk topologinya kita mempunyai 2 isp dengan masing masing bandwith yang sudah ditentukan, Untuk ISP-1 (1Mb) dan ISP-2 (768kb)




Disini Kita posisinya di Router Yang Mengarah LAN disini Kita Membuat 2 Rule dengan chain input jadi nanti kita disini menggunakan mark-connection yang jadinya nanti koneksi yang masuk melalui router ISP-1 dan ISP-2 akan diproses ke Router LAN dengan connection state new yang nanti akan menandai paket yang merupakan pembuka sebuah koneksi/paket pertama dari sebuah koneksi jangan lupa untuk centang passthrough untuk melewati Rule Selanjutnya.





Disini Kita Membuat 2 rule Chain ouput yang bertujuan agar nantinya Mark Koneksi yang sebelumnya selain diarahkan ke ISP Juga Akan Diarahkan ke LAN maka dari itu kita arahkan connection-mark yang sudah kita buat tadi sebelumnya dengan action mark-routing mark jalur 1-2 dengan passthrough tidak perlu, agar rule ini tidak melewati rule selanjutnya.





Langkah Selanjutnya Kita Membuat 2rulebaruLagi dengan chain prerouting dengan in interface mengarah ke LAN Pada loadbalancing kali ini kita akan menggunakan fitur yang disebut PCC (Per Connection Classifier). Dengan PCC kita bisa mengelompokan trafik koneksi yang melalui atau keluar masuk router menjadi beberapa kelompok. Pengelompokan ini bisa dibedakan berdasarkan src-address, dst-address, src-port dan atau dst-port. Router akan mengingat-ingat jalur gateway yang dilewati diawal trafik koneksi, sehingga pada paket-paket selanjutnya yang masih berkaitan dengan koneksi awalnya akan dilewatkan pada jalur gateway yang sama juga. Kelebihan dari PCC ini yang menjawab banyaknya keluhan sering putusnya koneksi pada teknik loadbalancing lainnya sebelum adanya PCC karena perpindahan gateway maka dari itu kita di menu advanced kita mengaktifkan  Per Connection Classifier dengan 2 banding karena kita mempunyai 2 jalur dan pastinya juga pilih local dibagian menu extra dengan action mark connection.






Lalu kita membuat 2 rule lagi dengan chain prerouting  dan mengarah lagi ke LAN dengan connection mark yang sudah dibuat tadi sebelumnnya lalu dengan action mark routing.




Langkah Selanjutnya lakukan static routing dengan gateway mengarah ke ISP-1 & ISP-2 pastikan dengan distance berbeda Untuk memilih jalur terbaik ketika terdapat dua atau lebih jalur menuju tujuan yang sama dari dua routing protocol yang berbeda dan pastikan untuk rule static routing pertama dengan routing mark jalur 1 dan jalur 2 yang sudah di buat di rule mange output.



Untuk Melakukan Pembuktian kita test Jaringan LAN dengan menguji speedtest bandwith yang diperoleh.



Sekian semoga bermanfaat Wassalamualaikum wr.wb.

Senin, 09 September 2019

Konfigurasi BGP Lab-09 Confederation Pada Mikrotik

Assalamualaikum wr.wb kembali lagi bersama saya najla oke kali ini saya akan memberi sedikit ilmu yang di berikan oleh guru saya oke sebelum nya saya ucapkan maaf yang sebesar-besarnya bila ada salah pengtikan atau konfigurasi masih belum bisa di pahami tolong di maklum kan karna saya masih tahap belajar dan mohon di maklumkan yaa... oke langsung aja kita next.

Konfederasi BGP adalah metode untuk menggunakan Border Gateway Protocol untuk membagi sistem otonom tunggal menjadi beberapa sub-AS internal, namun masih beriklan sebagai AS tunggal ke rekan-rekan eksternal. Tujuannya adalah untuk mengurangi ukuran jala iBGP.

Kita buat tapologinya seperti gambar di bawah ini.



Konfigurasi pada Router  1 mensetting interface bridge untuk LAN dan Loopback lalu routing bgp instance lalu penambahan ip address disetiap interface lalu mensetup routing bgp network serta bgp peer.



 Konfigurasi pada Router 2 di sini hanya tambahan sedikit yaitu bgp peer dengan nexthop-choice.



 Konfigurasi Pada Router  3.



Konfigurasi pada Router 4.



 Konfigurasi pada Router 5.



  Verifikasi dengan ip route print detail.




Wassalamualaikum wr.wb

Konfigurasi Lab-08 BGP Route-Reflector (Alternative Full Mesh) Pada Mikrotik

Assalamualaikum wr.wb kembali lagi bersama saya najla oke kali ini saya akan memberi sedikit ilmu yang di berikan oleh guru saya oke sebelum nya saya ucapkan maaf yang sebesar-besarnya bila ada salah pengtikan atau konfigurasi masih belum bisa di pahami tolong di maklum kan karna saya masih tahap belajar dan mohon di maklumkan yaa... oke langsung aja kita next.


Router Reflector ini akan mengurangi BGP Peering dan BGP Messege dalam satu AS Route Reflector itu cara kerjanya sama persis seperti DR ( Designated Router ) pada OSPF, jadi akan ada 1 router yang menjadi pusat dari pertukaran data routing, dengan demikian Router BGP Speaker hanya tinggal Peer ke Route Reflector tersebut tanpa harus Peer ke semua Router BGP yang ada.

Sekarang Ke Tahap Konfigurasi Untuk Topologi Seperti Gambar Di bawah ini.



Pada Router 1 Konfigurasi Network LAN dengan loopback pula lalu penambahan IP Address serta setup routing ospf lalu routing bgp instance serta bgp network dan terakhir bgp peer.



Konfigurasi pada Router 2.



Konfigurasi pada Router 3.



 Konfigurasi Pada Router 4.



 Cek BGP Peer di setiap Router.







Cek BGP Advertisement di setiap router.





 Pengujian terakhir ping IP Loopback si router 4 dari router 1 dengan sumber ip loopback router 1.




Wassalamualaikum wr.wb.








Konfigurasi Lab-07 IBGP Full Mesh Pada Mikrotik

Assalamualaikum wr.wb kembali lagi bersama saya najla oke kali ini saya akan memberi sedikit ilmu yang di berikan oleh guru saya oke sebelum nya saya ucapkan maaf yang sebesar-besarnya bila ada salah pengtikan atau konfigurasi masih belum bisa di pahami tolong di maklum kan karna saya masih tahap belajar dan mohon di maklumkan yaa... oke langsung aja kita next.


Mesh adalah suatu jaringan komputer dimana bentuk koneksi antar perangkat komputer saling terhubung secara langsung satu dengan yang lainnya dalam satu jaringan.

Dalam topologi mesh atau topologi jala, masing-masing perangkat komputer dalam satu jaringan dapat saling berkomunikasi langsung karena saling terhubung satu sama lain, atau disebut dengan dedicated links. Topologi Mesh umumnya dibuat untuk jaringan yang skalanya tidak terlalu besar dan membutuhkan komunikasi antar perangkat dengan cepat.

Sekarang Saatnya Konfigurasi iBGP Full Mesh untuk topologi seperti gambar dibawah ini.


2019-08-12_10-00


Pertama tama kita pergi ke router pertama terlebih dahulu disini kita menesetup interface bridge untuk LAN serta loopback lalu setup routing ospf network dengan area backbone serta penambahan ip address disetiap interface yang ada lalu setup routing bgp instance setelah itu setup routing bgp peer dengan remote address loopback si router 2 lalu dengan as number sesuai topologi serta setup bgp network si LAN.


Untuk Router 2.


Untuk Router 3.


Saatnya Verifikasi di ketiga router disini kita lihat peering kita apakah sudah Establishment disitu tertera flag E.




Cek table routing.




Verifikasi Selanjutnya Advertisements lakukan di ketiga router.




Wassalamualaikum wr.wb.

Konfigurasi Lab-06 BGP Massages Type Pada Mikrotik

Assalamualaikum wr.wb kembali lagi bersama saya najla oke kali ini saya akan memberi sedikit ilmu yang di berikan oleh guru saya oke sebelum nya saya ucapkan maaf yang sebesar-besarnya bila ada salah pengtikan atau konfigurasi masih belum bisa di pahami tolong di maklum kan karna saya masih tahap belajar dan mohon di maklumkan yaa... oke langsung aja kita next.


Tipe Tipe BGP Messages 

OPEN (Menyiapkan dan menetapkan kedekatan BGP)
UPDATE (Advertises, updates, or withdraws routes)
NOTIFICATIONS (Menunjukkan kondisi kesalahan pada tetangga BGP)
KEEPALIVE (Memastikan bahwa tetangga BGP masih hidup)

OPEN
Pesan OPEN digunakan untuk membangun kedekatan BGP. Kedua belah pihak menegosiasikan kemampuan sesi sebelum mengintip BGP. Pesan OPEN berisi nomor versi BGP, ASN dari router asal, Waktu Tunggu, Pengidentifikasi BGP, dan parameter opsional lainnya yang menetapkan kemampuan sesi.

UPDATE 
Pesan Pembaruan mengiklankan rute yang layak, menarik rute yang sebelumnya diiklankan, atau dapat melakukan keduanya. Pesan Pembaruan mencakup Informasi Keterjangkauan Lapisan Jaringan (NLRI) yang mencakup awalan dan BGP PA terkait ketika awalan iklan. NLRI yang ditarik hanya menyertakan awalan. Pesan UPDATE dapat bertindak sebagai Keepalive untuk mengurangi lalu lintas yang tidak perlu.

NOTIFCATIONS
Pesan pemberitahuan dikirim ketika kesalahan terdeteksi dengan sesi BGP, seperti penunda waktu kedaluwarsa, perubahan kemampuan tetangga, atau reset sesi BGP diminta. Ini menyebabkan koneksi BGP ditutup.

KEEPALIVE 
BGP tidak bergantung pada status koneksi TCP untuk memastikan bahwa tetangga masih hidup. Pesan Keepalive ditukar setiap sepertiga dari Hold Timer yang disepakati antara dua router BGP. Perangkat Cisco memiliki Waktu Tunggu default 180 detik, sehingga interval Keepalive default adalah 60 detik. Jika Waktu Tunggu ditetapkan nol, tidak ada pesan Keepalive yang dikirim antara tetangga BGP. 

Sekarang Kita Konfigurasi Pada MikroTik Untuk Topologi Seperti Gambar Di Bawah Ini.



2019-08-06_13-05

Disini Kita Setup Pada Router 1 terlebih Dahulu, Disini Kita Membuat Logging yang mengarah ke topic bgp serta membuat interface bridge loopback lalu menambahkan ip address disetiap interface yang ada lalu membuat bgp network serta bgp peer dengan remote address ip address si router 2 yang mengarah ke router satu.



Sekarang di router 2 Lakukan yang sama seperti halnya di router 1.


Verifikasi cek logging.






Wassalamualaikum wr.wb