Kamis, 16 April 2020

Active Directory

Assalamualaikum Wr.Wb

Hai bertemu lagi dengan saya kali ini kita akan konfigurasi Active Directory yu langsung saja kita mulai dari pengertian Direktori aktif ( Active Directory ) adalah layanan direktori yang dimiliki oleh sistem operasi jaringan Microsoft seperti Windows 2000 Server, Windows Server 2003, Windows Server 2008, dan Windows Server 2012. Active Directory terdiri atas basis data dan juga layanan direktori. Basis data yang dimiliki oleh Active Directory menyimpan segala sumber daya yang terdapat di dalam jaringan, seperti halnya komputer yang telah tergabung ke sebuah domain, daftar akun pengguna dan kelompok pengguna, folder yang di-share, dan lain-lain. Sementara itu, layanan direktori yang dimilikinya membuat informasi yang disimpan di dalam basis data dapat diakses oleh pengguna dan aplikasi. Active Directory sebenarnya merupakan implementasi dari protokol Lightweight Directory Access Protocol (LDAP).

Ikuti langkah-langkah dibawah ini :

Pertama-tama install terlebih dahulu ADDSnya di windows server 2012 dengan cara Add Roles and features.



Di bagian ini kita next saja.



Lalu kita pilih role-Based or feature-based installasion seteah itu kita next.



Pilih active directory domain service untuk di tambahkan fitur nya.




lalu di bagian ini kita next saja.



untuk di bagian persetujuan installasi kita klik install saja.



Lalu kita ke bagian notifikasi lalu klik Promote This Server to a domain domain controller untuk konfigurasi domain nya.



Lalu pilih Add a new Forest lalu tambahkan nama domain yang kita gunakan contoh seperti gambar di bawah ini, lalu next.



Disini kita buat password untuk DSRM



Lalu jika ada tampilan seperti gambar di bawah ini kita next saja



Buatlah nama NetBIOS lalu kita next



Dibagian paths kita next saja


Dibagian Review Options kita next saja 


Lalu dibagian Prerequitsites Check kita next saja,Tunggu hingga proses installasi DNS selesai lalu akan otomatis ter-restart.



Jika sudah ke restart maka user login berubah atau ada tambahannya seperti gambar dibawah ini yaitu ......\Administrator untuk bagian sebelas ialah nama NetBIOS tadi


Setelah itu jka sudah login disini kita menambahkan user dan group untuk AD pergi ke bagian Active Directory Users and Computers.


Disini kita kita membuat group dengan ketentuan caturglobal


Disini kita arahkan Group scope nya ke Global.


Setelah membuat group disini kita membuat user yang nantinya akan di arahkan ke group caturglobal.



 Disini kita membuat user dengan ketentuan nama najla



Lalu dengan menambahkan password untuk user serta mensetting agar password tidak kadaluarsa.


Lalu klik finish.


Setelah itu kita pergi ke client, login menggunakan user yang sudah di buat di active directory tadi.


Disini agar si client menjadi satu directory dengan server, si client join domain dengan ketentuan domain yang sudah di buat di AD tadi pergi ke properties > change settings > change > domain > ok. 


Lalu masukan user Computer name si windows server.


Selesai


Lalu otomatis akan ter restart dengan sendirinya dan tunggu proses setting up windows.


Sekian dari saya kurang lebihnya mohon maaf Terima Kasih

Wasalamualaikum Wr.Wb

Kamis, 10 Oktober 2019

Konfigurasi Sistem Kontrol & Monitoring

Assalamualaikum wr.wb kembali lagi bersama saya najla oke kali ini saya akan memberi sedikit ilmu yang di berikan oleh guru saya oke sebelum nya saya ucapkan maaf yang sebesar-besarnya bila ada salah pengtikan atau konfigurasi masih belum bisa di pahami tolong di maklum kan karna saya masih tahap belajar dan mohon di maklumkan yaa... oke langsung aja kita next.


Monitoring adalah merupakan bagian dari sebuah aktivitas dimana sebuah pengawasan atau pemantauan untuk tujuan dan hasil dari hal tersebut akan dijadikan sebagai bahan evaluasi. Sedangkan menurut WHO Monitoring adalah suatu proses pengumpulan dan menganalisis informasi dari penerapan suatu program termasuk mengechek secara reguler untuk melihat apakah kegiatan/program itu berjalan sesuai rencana sehinga masalah yang dilihat/ditemui dapat diatasi. Monitoring server sangat banyak aplikasi yang bisa digunakan. Dalam hal ini saya ambil PRTG Network Monitor

PRTG Network Monitor memonitor ketersediaan jaringan dan pemakaian jaringan menggunakan berbagai macam protokol, meliputi SNMP, Netflow, dan WMI. Aplikasi ini termasuk powerful, menawarkan tampilan antarmuka berbasis web yang mudah digunakan serta aplikasi untuk iOS dan Android. Berikut ini fitur-fitur utama PRTG Network Monitor.

Oke langsung saja kita mulai konfigurasinya...



1. Pertama kita ketik PRTG pada address bar kemudian buka link berikut ini : https://www.paessler.com/



2. Setelah link download diklik maka akan muncul lisensi name dan lisensi key.  lisensi name digunakan untuk login nantinya sedangkan lisensi key memasukkan key lisensi yang didaftarkan pada PRTG.



3. Hasil download PRTG yang berbentuk zip silahkan di extrak terlebih dahulu sehingga akan muncul file aplikasi dari PRTG Network Monitor. Kemudian Run administrator untuk memulai instalasi.




4. Setup pertama sekali pilih bahasa yang digunakan pada saat instalasi. Gunakan bahasa inggris untuk memulai instalasi lalu klik OK.





5. Selanjutnya lisensi agreement untuk melanjutkan proses instalasi. Klik tombol I accept the agrement the agreement lalu klik next.





6. Isikan alamat email yang masih aktif untuk melanjutkan proses instalasi lalu klik next.





7. Masukkan lisensi name dan lisensi key yang sudah didapatkan pada saat download tadi.





8. Setelah proses instalasi selesai maka akan menuju link aplikasi yang ada pada PRTG secara otomatis.





9. Berikut ini merupakan tampilan dari monitorin server PRTG.



10. Lalu akan muncul hasil monitoring nya seperti gambar di bawah ini.





Sekian
Wassalamualaikum wr.wb




Senin, 07 Oktober 2019

Traffic Download Upload Local Internasional

Assalamualaikum wr.wb kembali lagi bersama saya najla oke kali ini saya akan memberi sedikit ilmu yang di berikan oleh guru saya oke sebelum nya saya ucapkan maaf yang sebesar-besarnya bila ada salah pengtikan atau konfigurasi masih belum bisa di pahami tolong di maklum kan karna saya masih tahap belajar dan mohon di maklumkan yaa... oke langsung aja kita next.

1. Pertama- tama kita buat rule pada ip firewall mangle, pertama kita buat dulu rule untuk lokal
dengan menggunakan chain forward dan ds-address-list menggunakan nice yang baru saja kita download tadi, dan action yang digunakan adalah mark-connection dengan namanya adalah lokal.






2. Kemudian setelah selesai membuat rule untuk connection lokal, kita buat packet untuk si lokal yang baru saja kita buat, dengan menggunakan action mark-packet dan connection mark nya arahkan ke rule si lokal. Disini kita menggunakan dua rule packet yaitu download dan upload, untuk yang download kita arahkan in.interface nya arahkan pada ether1 (koneksi internet) dan untuk yang upload, arahkan in.interface nya arahkan pada ether2 (LAN).




3. Kemudian kita buat rule yang mengarah pada koneksi ke internasional, sama seperti rule pada lokal, bedanya disini internasional tidak memakai dst-address-list, karena nice.rsc hanya terdaftar ip address lokal. Action yang digunakan yaitu mark-connection dan kita tulis dengan internasional.




4. Kemudian kita buat packet yang mengarah pada koneksi marknya internasional, sama seperti lokal pada sebelumnya, kita membuat packet untuk memisahkan bandwith upload dan bandwith download. Kita buat dua rule untuk memisahkan bandwith lokal dan bandwith download, bandwith download kita arahkan in.interface nya pada ether1 (koneksi internet) dan bandwith upload kita arahkan in.interface nya pada ether2 (LAN) yang mengarah pada client.



5. Rule yang kita buat akan terdaftar pada ip firewall mangle, kita pisahkan antara lokal dan internasional, dengan ini kita mudah untuk melihat packet yang jalan pada rule internasional dan lokal.



6. Kemudian kita masuk pada Queue Tree, kita tambahkan rule pada Queue Tree, tambahkan rule untuk download lokal dan upload lokal. Untuk download kita beri bandwith 1Mb dan untuk yang upload 768k Packet Marks nya kita masukkan rule packet yang tadi kita buat di firewall mangle. Queue Typenya kita masukkan tipe queue yang baru saja kita buat pada Queue Type.

Setelah membuat queue untuk lokal, kita buat juga rule pada queue untuk memisahkan bandwith download dan bandwith upload untuk yang internasional. Packet Marks yang digunakan kita arahkan pada rule yang dibuat pada firewall mangle, tapi yang terdapat pada internasional.




7. Pengujiannya adalah dengan melihat queue yang sudah dibuat, tapi sebelumnya kita lakukan dulu speedtest pada browser, dengan memakai server yang berbeda. Intinya jika kita speedtest menggunakan server internasional, maka queue type yang internasionalnya akan berjalan. Jika kita speedtest menggunakan server indonesia, maka queue type yang lokal nya akan berjalan.